Tuhan Telah Menegurmu

Bentar lagi udah balik ke sekolah nih, setelah menjalani masa magang selama satu tahun, akhirnya.. bentar lagi bisa ketemu sama teman-teman semuanya lagi. hehe.. Tapi, musti belajar lebih giat, tekun, dll. soalnya baru masuk sekolah ntar pasti udah dikasih soal-soal ujian, latihan, dll. Btw, waktu ngerjain soal bahasa indonesia, ada soal yang membuat aku berhenti sejenak, bukan karna bingung memikirkan jawabannya, tapi karena soal yang satu ini bisa menyentuh hatiku dan menyadarkan pikiranku. Ini soal puisi. Baca deh, karna pas dengan moment yang kita rasakan sekarang ini. Maksudnya beberapa tahun ini dan mungkin bisa menjadi pelajaran buat kita dikehidupan tahun-tahun mendatang.

Tuhan Telah Menegurmu

Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan

lewat perut anak-anak yang kelaparan

Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan

lewat semayup suara adzan

Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran

lewat gempa bumi yang berguncang

deru angin yang meraung kencang

hujan dan banjir yang melintang pukang

Adakah kau dengar?

(Apip Mustopa)

.

Astaghfirullah, aku tersadar, apa yang telah kita lakukan kawan? Beberapa kali kita ditegur, diperingatkan dengan sopan oleh yang maha kuasa tapi sebagian besar dari kita banyak yang tidak mempedulikannya. Tidakkah kita tersadar atau tersentuh hati kita dengan puisi di atas? I like this poem, very like.. How about you? hehehe..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s